aku adalah angin...

as free as the wind...

malam membuatku menangis karena ia hanya mengantar banyak sepi.
malam memaksaku mengasah pisau, karena sepi memintaku membunuhnya berkali-kali.
karena hidup adalah keniscayaan yang rapuh,
maka jangan pernah gentar pada kematian.


tamara geraldine
(dari kisah2 perselingkuhannya)




aku pernah menakuti kematian, kerana aku tidak tahu bila dia akan datang.
tapi apabila memahami bahawa kematian itu tidak datang,
sebaliknya sentiasa mengekori setiap denyut nadi,
aku tidak gentar lagi.
aku bersedia menyambutnya,
meraikannya dengan hati penuh cinta.

hari ke empat dalam kembara 90 hari mencari cinta.
Tuhan membuka mata dengan menghantar seorang manusia,
yang berkata, 'kamu terlalu skeptikal dan paranoid.'
oh, terima kasih.
aku punya alasan untuk jadi begitu.
pengalaman sayang, pengalaman yang membentukku jadi begitu.
tapi mulai detik ini aku harus belajar menolak apapun alasan yang ada.
demi nikmat cinta yang belum pernah aku rasa.

hadirlah cinta,
sebelum kematian menjemputku pulang.

0 sings along...: